Davisfarah91's website

Our website

11
Oc
Belajar Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 00:45


Saat menonton pertandingan sepakbola di layar paras kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dikerjakan para pakar. Walau memikat, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Bertentangan dengan menebas siapa menjulang yang bakal menang -- atau kalau pertandingan dengan berakhir dengan seri. Mereka seperti itu rutin saja dijalani, walau pada akhirnya globe itu luncai sehingga pemenang pun terkadang kali salah diprediksi. Mengapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini beta akan kirimkan beberapa tips membuat antisipasi yang masuk. Bukan menandakan saya terus-menerus benar pada memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran dugaan yang sempurna tinggi: rata-rata 3 atas 4 prediksi saya pantas kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi bakal terjadi All German pucuk di Permufakatan Champions. Pada final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang menyesaki sebuah acara nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum itu saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; dugaan bisa benar bisa melenceng, tapi yang penting sebuah prediksi total harus mempunyai dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka segmen keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi mengenai skor pucuk. taruhan Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Beta ajak Kamu untuk mengkritik beberapa perkiraan terakhir saya guna menguraikan beberapa rukun penting yang saya yakin akan bernilai bagi Kamu saat menguji memprediksi festival.

Di antara perkiraan yang beta sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walau demikian ada logika dalam belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Media masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media aneh saya menelan kabar jika Ronaldo & Mourinho juga tidak sepaham (berita hal hal itu baru merembes di Indonesia beberapa waktu lalu). Guna pelatih abdi paham betul arti kekompakan tim dalam dan pada luar tempat dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang padahal on fire, yang membuat saya keji memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain harus terus bersama tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Saat pertandingan perhubungan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menjulang lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau keuletan keseluruhan menjulang juga mesti dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya melawan hati nurani. Dengan subjektif beta membela Indonesia tentunya. Tapi, saat menggunakan kacamata dinamakan objektivitas, kalian semua wajar setuju bahwa Belanda jauh di atas Indonesia. Kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia akan bermain padat gairah, maka itu akan siap mereduksi pertarungan kualitas. Menjadi, skor tipis atau luas bisa sekadar diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat bayangan. Kita boleh selalu bertafakur tim tambatan hati kita unggul, tapi tatkala membuat perkiraan tentu mantik harus diutamakan di atas fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat membaca di 1 buah media peluang tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir periode. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund berdasarkan fakta-fakta itu. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan kadang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain merupakan salah satu rupa dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan layak menjadi ruang membuat satu prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang raya saat menjaga Bayern, besar yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini mengecoh. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik awal musim pun tidak mampu dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua menjulang yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini sekadar.

Karena antisipasi saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak minta saya memprediksi berbagai pertandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau aku tolak beserta alasan kurang paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Dalil saya ini senafas beserta tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan saran yang cantik mengenai menjimbit atau perkongsian tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar tentang semua perhubungan yang terdapat. Akui sekadar.

Tips antisipasi 7: Aku juga bukan seharusnya memprediksi setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menyunggi menurut Anda 50-50. Pada waktu sudah begitu tahan bangun, hindari mengempa diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda bakal meningkat.

Masih banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut digunakan dalam memproduksi sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kesahan prediksi tersebut. Sebuah prediksi yang berkualitas, baik sah maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!